Thursday, January 15, 2009

ULTAH: NEVER ENDING STORY

Memusingkan! Mungkin itu kata yang paling tepat buat program ulang tahun di kantor gw tercinta. Kenapa? Nggak jelas siapa yang terlalu sok tahu; nggak jelas siapa yang kurang tegas membagi job; nggak jelas siapa yang hatinya terlalu baik, meski udah dimentahkan berkali-kali konsepnya dan selanjutnya dijadikan konsep oleh orang lain. Memusingkan bukan?

"Enggak ah! Elo aja ya sok pusing!"

"Masa pusing disok sok-in? Pusing is pusing!

Benar kata Meggy Z, lebih baik sakit hati daripada pusing mikirin ulang tahun yang bisa bikin sakit gigi. Emang gw pusing? Tergantung dari mana loe menilainya? Kalo mengurus program ultah dengan kebebasan full, nggak masalah. Pusing sih pusing. Bisa minum obat sakit perut, eh maksudnya obat pusing. Namun pusing dengan penuh keindahan. Tapi kalo persentase in charge-nya masih samar-samar, nggak full concentrate, yang setiap waktu bisa diubah. Setiap waktu bisa ganti. Setiap waktu bisa dipakai lagi konsepnya. It means aneh namanya!

"Jadi loe nggak ikhlas ngerjain program ini?" tanya seseorang yang nggak mau disebutkan namanya, karena takut di-PHK.

"No comment!" Itu suara hati gw, mirip Dessy Ratnasari.

aktu video

Gemes! Barangkali ini yang dirasakan oleh kami. Betapa berdukanya hati kami ketika sesuatu yang udah dibangun, dibongkar dengan mudah. Begitu ketemu di kesempatan lain, puing-puing yang dibongkar, ternyata dipungut lagi satu per satu. Puing itu dibangun lagi menjadi sebuah bangunan lagi, dan diakui oleh orang lain. That's very very funny, tapi nggak lucu! Lho kok?!

Sakit hati? Mau bunuh diri? Ah, gitu aja aja kok pake bunuh diri? Bener kata Gus Dur: "Gitu aja kok repot!" Memang sih nggak repot, but this project, birthday project, bener-bener just like story that never ending. Daripada sakit hati, trus mau bunuh diri, lebih baik mari kita nyanyikan bersama lagu "Aku Rindu" karya Farid biar nggak nyambung sekalian.

"Oh...aku rindu...
Katakan padanya aku rindu...
Oh burung...nyanyikanlah...
Katakan padanya aku rindu..."

No comments: